TIM SATGAS ANTI BULLYING
Setelah masa Pandemi dimana peserta didik SDN Tenggulunan belum maksimal tatap mukanya, di tahun pelajaran 2022-2023 akhirnya bisa masuk penuh tatap muka. Karena sudah hampir 2 tahun mereka tidak bisa masuk sekolah dan bermain di sekolah, maka peserta didik meluapkan kegembiraan.
Masalah yang dihadapi di SDN Tenggulunan adalah masih banyaknya kasus perundungan di SDN Tenggulunan yang dilakukan peserta didik. Perundungan yang terjadi selain Karena multikultural nya peserta didik juga dikarenakan penegakan disiplin peraturan sekolah karena selepas pandemi peserta didik jarang masuk sekolah (pemebelajaran secara daring) sehingga disiplin mereka sangat kurang.
Di bulan Mei- Juni 2022 Kepala Sekolah beserta 1 guru mengikuti kegiatan Sekolah Responsif Gender yang diadakan oleh Universitas Muhammadiyah bekerjasama dengan INOVASI. Hasil dari kegiatan ini didiskusikan dan dibagikan ke seluruh guru SDN Tenggulunan pada bulan Oktober 2022 dan disepakati untuk segera membentuk TIM Anti Bullying di awal semester genap agar kebijakan dan anggaran bisa dibuatkan surat keputusan (SK).
Pada bulan Januari 2023 pembentukan TIM ANTI BULLYING SDN Tengguluan dilakukan dengan seleksi di kelas 5. Hasil dari seleksi tersebut antara lain :
- TIM TERDIRI DARI 6 ORANG DENGAN KOORDINATOR 1 GURU
- KOORDINATOR TIM : FIDI HANDOKO
- Berikut TIM Anti Bullying
- Adelia Nur Rahma (5A)
- Farhan Wijaya (5A)
- Nabila Azkiya A.S (5B)
- Muhammad Reza A (5B)
- Nadia Aira M (5C)
- Dzkwan Ahmad (5C)
Tim Anti Bullying Akan Dibekali :
- Rompi Tim Anti Bullying
- Buku + Balpoint
Untuk yang bertugas 1 hari hanya 2 anggota Tim Anti Bullying yang bertugas.
PERAN DARI TIM ANTI BULLYING
- Akan bertugas setiap jam istirahat
- Memberikan teguran kepada siswa yang melanggar seperti mengolok teman, bullying teman, membuang sampah sembarangan.
- Apabila tidak melaksanakan konsekuensi yang diberikan akan dicatat dan akan dilaporkan ke Koordinator
- Koordinator akan memanggil siswa yang melanggar dan tidak mau diberi konsekuensi, dengan memberikan peringatan dan menambah sangsi.
Konsekuensi yang diberikan bila melanggar :
- Konsekuensi 1 berjanji tidak mengulangi lagi, meminta maaf kepada yang disakiti, mengambil sampah yang telah dibuang dan memasukkan ke tempat sampah.
- Konsekuensi 2 berjanji tidak mengulangi lagi, meminta maaf, kepada manusia dan Tuhan (Istighfar 200X bagi agama Islam)
- Konsekuensi 3 apabila tetap melakukan kesalahan yang sama maka dicatat dan dilaporkan ke walikelas untuk ditindaklanjuti meminta maaf kepada manusia dan pada Tuhan (Istighfar 500X bagi agama Islam)
Awal bulan Februari sudah mulai Satgas Anti Bullying menjalankan tugasnya. Satgas bertugas saat istirahat (30 menit) memantau situasi dan kondisi teman-temannya namun masalah lain muncul yakni siswa kelas 5 tidak dihiraukan kakak kelasnya kelas 6. Karena kelas 6 menganggap Tim Anti Bullying adalh adik kelas mereka dan masih bisa digertak dan tidak perlu menaatinya. Dan juga beberapa siswa masih belum mengetahui hal ini. Sehingga pencatatan nama pelanggar peraturan sekolah masih banyak ketika 2 minggu pertama masih banyak (1-14 februari 2023). 2 Minggu berikutnya sudah mengalami penurunan (15-28 Februari 2023). Alhamdulillah di awal bulan Maret 2023 (1-14 Maret 2023) pencatatan yang dilakukan oleh Tim Satgas Ati Bullying SDN Tenggulunan sudah kosong (tidak ada pelanggaran) ini dibuktikan dari laporan mereka.
DAMPAK PROGRAM
- Sekolah menjadi lebih aman dan nyaman bagi siswa dengan adanya TIM Anti Bullying
- Sekolah menyediakan sarana dan prasarana dan meningkatkan interaksi antarwarga
- Terbuka menerima pengaduan perundungan dari siswa agar bisa menceritakan masalah mereka secara anonym, tidak perlu menunggu lapor ke orang tua dulu
- Siswa lebih bisa memanfaatkan fasilitas yang ada di sekolah (lapangan sekolah maupun peprustakaan). Tindakan ini agar siswa memiliki pilihan menghabiskan waktu untuk belajar mandiri yang lebih efektif.
- Berkurangnya secara signifikan perundungan/perkelahian antarsiswa.
Untuk lebih jelasnya bisa dilihat di youtube kami : https://www.youtube.com/watch?v=ZwOpkaylIRQ